Bandung, 1 Agustus 2026 — Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P-1) Universitas Telkom menjalani proses relisensi pada Sabtu, bertempat di Bandung Techno Park, Telkom University. Proses ini menghasilkan dua capaian utama: perpanjangan lisensi untuk dua skema sertifikasi eksisting, yaitu Video Editor dan Audit Komunikasi, serta pengajuan penambahan 9 skema baru yang bersifat prospektif guna memperluas ruang lingkup layanan sertifikasi kompetensi LSP P-1 Universitas Telkom.
Proses asesmen dilakukan oleh dua asesor lisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yaitu Bapak Prasetyo, Kepala Asesor Lisensi selaku Ketua, didampingi Ibu Arifatun Nurjannah, Asesor Lisensi selaku Anggota. Kegiatan diawali dengan sesi ramah tamah antara tim asesor dan jajaran pengurus LSP, dilanjutkan sesi perpanjangan lisensi berupa pemeriksaan dokumen kelembagaan, verifikasi tindakan perbaikan atas temuan pada siklus lisensi sebelumnya, serta peninjauan sistem manajemen mutu, sertifikasi dan kesiapan Tempat Uji Kompetensi (TUK). Diskusi teknis turut membahas kesiapan LSP dalam mengelola perluasan skema dan Materi Uji Kompetensi (MUK), mengingat penambahan 9 skema baru menuntut kesiapan perangkat asesmen dan asesor kompetensi pada masing-masing bidang.
Kegiatan turut dihadiri Dr. Iwan Iwut Tritoasmoro selaku Ketua LSP, Dr. Freddy Yusanto selaku Komite Skema LSP, Syahputra, Ph.D. selaku Wakil Ketua Bidang Pelayanan, dan Mohamad Ridwan Noor, S.Pd selaku Wakil Ketua Pengembangan, serta didampingi jajaran manajer dan pengurus LSP P-1 Universitas Telkom lainnya.
Sebagai penutup, tim asesor menyerahkan Rencana Kegiatan Sertifikasi (RKS), dokumen tindakan perbaikan, serta hasil verifikasi terkait perpanjangan lisensi dan penambahan ruang lingkup LSP secara simbolis kepada perwakilan pengurus. Keputusan akhir atas pengajuan 9 skema baru akan ditindaklanjuti melalui proses administratif lanjutan di tingkat BNSP.
Dengan perpanjangan lisensi dua skema eksisting dan pengajuan 9 skema baru, LSP P-1 Universitas Telkom menegaskan komitmennya memperluas akses sertifikasi kompetensi bagi sivitas akademika, sekaligus memperkuat posisinya sebagai lembaga sertifikasi profesi yang kredibel dan sesuai standar BNSP di lingkungan Bandung Techno Park.
Penulis: I Gusti Made Agus M. | Foto: Admin Bandung Techno Park