Deskripsi
"Frida Kahlo: Potret Keteguhan dalam Luka" merupakan karya yang berangkat dari refleksi atas kehidupan dan praktik artistik Frida Kahlo yang menjadikan tubuh, pengalaman personal, dan penderitaan sebagai sumber penciptaan seni. Dalam karya ini, figur Frida tidak hanya dipahami sebagai seorang pelukis, tetapi sebagai simbol resistensi terhadap keterbatasan fisik, tekanan sosial, dan berbagai luka psikologis yang dialaminya sepanjang hidup. Karya berupaya menghadirkan kembali semangat tersebut melalui perpaduan antara medium lukis dan wire art (seni kawat) sebagai bahasa visual kontemporer. Melalui perpaduan lukisan dan wire art, karya ini berupaya mengartikulasikan gagasan bahwa identitas manusia terbentuk melalui proses yang kompleks dan berlapis. Sebagaimana Frida Kahlo mengubah pengalaman penderitaannya menjadi karya seni yang bermakna, kawat-kawat yang tampak kusut, melilit, dan saling bertaut dalam karya ini pada akhirnya membentuk citra yang utuh dan harmonis. Dengan demikian, karya tidak hanya menjadi penghormatan terhadap Frida Kahlo, tetapi juga refleksi tentang kemampuan manusia untuk mengolah luka menjadi kekuatan, mengubah keterbatasan menjadi ekspresi kreatif, dan menjadikan pengalaman hidup sebagai sumber penciptaan estetis yang terus berkembang.