AgriRadar: Sistem Cerdas Pemupukan Presisi Berbasis Data Kadar Air Tanah
AgriRadar merupakan solusi teknologi pertanian presisi yang dirancang untuk mengoptimalkan proses pemupukan pada perkebunan teh. Mengingat biaya pemupukan dapat mencapai 40–50% dari total biaya operasional perkebunan, AgriRadar hadir untuk membantu perusahaan meningkatkan efisiensi biaya sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman melalui rekomendasi pemupukan yang lebih akurat.
Sistem ini mengintegrasikan beberapa teknologi canggih, yaitu Knowledge-Based System (KBS), Ground Penetrating Radar (GPR), drone, dan Decision Support System (DSS) dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Teknologi GPR yang dipasang pada drone digunakan untuk mengumpulkan data kandungan air tanah secara cepat dan luas. Data tersebut kemudian dianalisis oleh sistem berbasis pengetahuan untuk menentukan waktu pemupukan yang paling optimal berdasarkan kondisi lahan aktual.
Hasil analisis disajikan melalui platform web AgriRadar yang berfungsi sebagai Decision Support System (DSS). Melalui dashboard yang mudah digunakan, pengguna dapat memantau tingkat kelembapan tanah, melihat peta persebaran kandungan air tanah pada setiap area kebun, serta memperoleh rekomendasi kebutuhan pupuk berdasarkan kombinasi data kadar air tanah dan kandungan unsur hara daun.
Fitur Utama AgriRadar
Keunggulan AgriRadar
| Nama | Role | Institusi | |
|---|---|---|---|
|
|
ALOYSIUS ADYA PRAMUDITA | Ketua Peneliti | TEKNIK ELEKTRO |
|
person
|
Aldi Rivaldi Dwi Nanda | Peneliti | Dosen Program Studi S1 Teknik Elektro Telkom University |