Deskripsi
Bercerita tentang tradisi Nyiramkeun yang diadakan setiap tahunnya sebagai bentuk penghormatan pada leluhur dan sebagai pemersatu keluarga Kerajaan Talaga Manggung. Tradisi Nyiramkeun bermula dari sebuah kerajaan bernama Kerajaan Talaga Manggung yang pernah memerintah suatu wilayah di Majalengka. Runtuhnya pemerintahan Kerajaan Talaga Manggung menjadi awal mula Nyiramkeun diadakan sebagai cara generasi penerus menjaga nilai sejarah dan kekeluargaan dari Kerajaan Talaga Manggung. Nyiramkeun merupakan tradisi mencuci pusaka-pusaka kerajaan dengan kembang dan air dari 7 sumber mata air. Oleh keluarga kerajaan, acara ini terus dilakukan turun temurun hingga menjadi sebuah tradisi yang telah hidup dalam keluarga kerajaan hingga masyarakat. Keluarga kerajaan dan budayawan, terus berharap tradisi ini tidak luntur dan bisa terus dilestarikan dari generasi ke generasi.