Deskripsi
Motif batik ini terinspirasi dari bunga wijaya kusuma, tulip, ornament keraton Sumedang. Bunga wijaya kusuma berarti keindahan yang melambangkan 'panguripan' atau daya hidup. Secara utuh, bunga ini melambangkan kehidupan yang indah atau kehidupan yang cukup serta memiliki kedudukan sehingga disegani masyarakat. Bunga wijaya kusuma mekar setahun sekali sehingga jika sebuah kerajaan banyak ditumbuhi bunga wijaya kusuma maka kerajaan tersebut dapat dipandang sebagai kerajaan yang makmur, selain itu bunga wijaya kusuma ini sendiri sering dianggap sebagai pembawa keberuntungan maka dari itu karya ini diberi judul Shreya yang diambil dari bahasa Sansekerta artinya beruntung sedangkan tulipa diambil dari bahasa Latin bunga tulip. Bunga tulip itu sendiri hanya mekar selama 7 sampai 10 hari.