Deskripsi
Poster ini menjelaskan mengenai ringkasan penilitian mengenai formulasi model rantai pasok pariwisata di Banyumas. Pertumbuhan pariwisata di Banyumas membutuhkan infrastruktur transportasi yang mampu dan berkelanjutan. Namun, kebijakan dan investasi tidak tepat di dalamnya. Pembangunan infrastruktur transportasi dan pariwisata dapat berdampak buruk pada lingkungan, sosial, dan ekonomi di daerah tersebut. Oleh karena itu, perlu dikembangkan sebuah model proyeksi yang dapat memperhitungkan faktor-faktor lingkungan, sosial, ekonomi, dan teknologi yang saling terkait dalam pengembangan infrastruktur transportasi dan pariwisata. Rantai pasok pariwisata mempunyai struktur unik yang berbeda dengan rantai pasok tipikal yang sama-sama memiliki kompleksitas yang tinggi karena melibatkan banyak pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengembangan sistem transportasi terhadap rantai pasok pariwisata di Banyumas. Model konseptual ini dikembangkan dari kajian literatur dan sumber lain yang diperlukan, kemudian divalidasi oleh para ahli. Model konseptual mengkaji hubungan antar variabel yang terlibat dalam rantai pasok pariwisata dan sistem transportasi di Banyumas. Model konseptual selanjutnya dapat dikembangkan menjadi model kuantitatif dengan metode sistem dinamika tahap berkelanjutan untuk menganalisis perilaku sistem ketahanan rantai pasok otomotif di Indonesia terhadap gangguan.