Deskripsi
Status gizi merupakan situasi gizi sesorang yang mampu dideteksi apakah orang tersebut memiliki gizi yang baik, buruk, dan gizi yang berlebih. Gizi yang salah akan menjadi gangguan kesehatan yang disebabkan adanya kekurangan atau kelebihan keseimbangan gizi yang dapat memperngaruhi pertumbuhan. Berdasarkan Hasil Studi Status Gizi Indonesia(SSGI) tahun 2021 dari 34 provinsi dikelompokan menjadi empat kategori, salah satu kategorinya adalah KRONIS-AKUT dimana 27 provinsi masuk ke dalam kategori tersebut. Standar dari WHO sendiri menerapkan kategori untuk stunting maksimal 20% sedangkan wasted maksimal 5%. Berdasarkan penjelasan tersebut maka penelitian ini akan menggunakan klasifikasi untuk mengaktegorikan beberapa masalah seperti status gizi. Pada klasifikasi sendiri memiliki banyak algoritme didalamnya dan perlu dilakukan proses perbandingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis performansi terbaik dari Algoritma Naive Bayes dan Random Forest yang digunakan dalam proses klasifikasi status gizi dengan data balita dan anak di Jatilawang. Hasil klasifikasi akan menghasilkan nilai akurasi dan waktu proses komputasi sehingga dapat dianalisa untuk mengetahui algoritma mana yang memiliki performansi terbaik. Algoritma terbaik yang diperoleh dapat digunakan untuk penelitian lebih lanjut atau digunakan sebagai dasar pembuatan sistem.