Deskripsi
illustrasi dengan menggunakan manusia sebagai subjek yang menggambarkan kesedihan/trauma akibat kehilangan seseorang yang berharga. Subjek yang sendirian di hutan melambangkan bagaimana kesedihan dan trauma membuatnya mengisolasi diri dari kerumunan dan menghindar dalam menjalin hubungan dengan orang lain karena takut kejadian yang sama akan terulang. Illustrasi manusia digambarkan sedang duduk di sebuah armchair yang dimana benda tersebut menggambarkan rasa nyaman pada kondisinya saat ini/takut akan perubahan yang dimana hal tersebut merupakan ciri-ciri dari trauma survivor. Posisi duduk diam melambangkan perasaan yang tidak teratasi dalam trauma yang menjadikan orang tersebut tidak responsive dengan sekitar. Penutup mata mengartikan bahwa kesedihan dan trauma dapat membuat seseorang tidak dapat melihat indahnya dunia dan tidak peduli dengan sekitarnya. Burung gagak sebagai simbol kematian, kesedihan, kegelapan yang dimana nanti akan digambarkan terbang mengarah kepada kepala manusia yang sedang duduk tersebut dan dapat diartikan sebagai kesedihan yang datang menghampiri dan simbol kematian seseorang. Cahaya terang menggambarkan harapan ataupun kebahagiaan yang nantinya Cahaya tersebut mengarah pada manusia namun karena tertutup gagak (kesedihan) maka harapannya akan kehidupan terhalangi oleh perasaan tersebut. Baju putih melambangkan jiwa manusia yang masih suci (kebahagiaan) dan masih memiliki harapan. Warna hitam yang menjalar melambangkan kegelapan/depresi/kesedihan mulai menggerogotinya. Akar yang menjalar dibawah kaki dan tangan menggambarkan ketidakmampuan seseorang dalam melawan rasa takut yang menyebabkan trauma tersebut. Bunga Red Spider Lily memiliki arti kesedihan/kehilangan/kematian. Pohon memiliki arti kehidupan dan hal tersebut mengisyaratkan mengenai kehidupan manusia tersebut. Aliran Sungai menggambarkan air mata kesedihan yang masih mengalir.