Deskripsi
Kemajuan teknologi informasi membuka peluang pengembangan metode pelatihan yang lebih efisien dan hemat biaya, khususnya pada cabang olahraga menembak nomor 10m Air Rifle yang menuntut presisi tinggi. Berdasarkan studi kasus di Jitu Suropati Shooting Club, latihan konvensional menghadirkan beban biaya operasional yang tidak sedikit, mencakup pengadaan senapan, amunisi, kertas target, serta perawatan rutin senjata. Di sisi lain, atlet pemula kerap mengalami hambatan psikofisiologis berupa kegugupan yang memicu tremor tangan, sehingga menghambat pembentukan teknik dasar yang benar. Permasalahan semakin kompleks karena pelatih kesulitan memantau perkembangan atlet secara objektif akibat pencatatan yang masih dilakukan secara manual. Kondisi ini menciptakan kesenjangan antara kebutuhan pelatihan yang terukur dan sistematis dengan keterbatasan sumber daya yang tersedia. Penelitian ini hadir sebagai solusi melalui pengembangan sistem pelatihan menembak berbasis website yang terintegrasi dengan Virtual Reality sebagai media simulasi. Sistem dirancang untuk membantu pemula beradaptasi dengan prosedur menembak, melatih ketenangan mental guna menekan tremor, sekaligus menyediakan ekosistem pelatihan yang aman, terukur, dan efisien secara biaya sebelum atlet beralih menggunakan senjata fisik.