Deskripsi
Melalui karya seni yang berjudul "The Puppet", kita diberi gambaran tentang kompleksitas yang terjadi ketika sejumlah individu tunduk dan terjebak dalam pengendalian yang dilakukan oleh tokoh otoritas atau bahkan pemerintah. Dalam lukisan ini, terlihat jelas bahwa identitas individu-individu tersebut secara perlahan-lahan mulai menghilang dan larut dalam kendali yang ditetapkan oleh sang 'dalang' yang berkuasa. Mereka menjadi seperti boneka yang dipertunjukkan dan diatur gerak-geriknya tanpa memiliki otonomi atau kebebasan untuk menentukan nasibnya sendiri. Karya seni ini dihasilkan melalui proses kreatif yang melibatkan penggunaan kanvas berukuran 20x20 cm sebagai media ekspresi, Saya juga menggunakan teknik campuran antara cat akrilik dan cat air minyak untuk menciptakan lapisan warna yang kaya dan tekstur yang menarik. Setiap goresan kuas dan sapuan cat mengungkapkan kecanggihan teknik yang digunakan untuk menyampaikan pesan yang mendalam. Sebagai sentuhan akhir yang memberikan kesan yang khas, beberapa helai benang merah ditambahkan ke lukisan, menciptakan elemen visual yang menarik dan memperkuat pengalaman artistik yang disampaikan oleh karya ini. Secara keseluruhan, "The Puppet" tidak hanya menghadirkan sebuah lukisan estetis yang indah, tetapi juga mengundang refleksi dan perenungan mendalam tentang isu-isu kekuasaan, pengendalian, dan kehilangan identitas individu dalam konteks sosial dan politik yang kompleks.