Deskripsi
Sumedang's Pride dalam bahasa Indonesia berarti kebanggaan Sumedang. Terinspirasi dari ornamen-ornamen klasik Sumedang, yakni Paksi Naga Liman dan Keris Nagasasra, motif ini menampilkan kekuatan simbolik dalam keberagaman budaya. Paksi Naga Liman menggambarkan harmoni tiga makhluk: garuda, naga, dan gajah, masing-masing mewakili lapisan Dunia Atas, Dunia Tengah, dan Dunia Bawah. Sementara Keris Nagasasra, digunakan oleh Pangeran Kusumahdinata IX sebagai lambang perlawanan terhadap kebijakan Belanda pada peristiwa Cadas Pangeran. Melalui motif ini, kekuatan sejarah dan kearifan lokal tersaji dalam desain etnik tradisional yang berani namun tetap memancarkan keanggunan, diperkuat oleh kilauan emas yang melambangkan kejayaan dan eksklusivitas.