Deskripsi
Gendang Beleq adalah alat musik tradisional dari Suku Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, yang dimainkan secara berkelompok. Nama Gendang berasal dari suara yang dihasilkan, seperti deng atau dung, sedangkan Beleq dalam bahasa Sasak berarti besar, sehingga Gendang Beleq diartikan sebagai gendang besar. Pada masa lalu, Gendang Beleq digunakan untuk menyemangati prajurit yang akan pergi atau baru kembali dari medan perang, menjadikannya sebagai musik perang. Saat ini, Gendang Beleq sering dimainkan sebagai musik pengiring dalam berbagai upacara adat, seperti Merariq (pernikahan), sunatan (khitanan), Ngurisang (pemotongan rambut bayi atau aqiqah), dan begawe beleq (upacara besar). Permainan Gendang Beleq dilakukan secara berkelompok membentuk orkestra, yang terdiri dari dua Gendang Beleq, yaitu gendang mama (laki-laki) dan gendang nina (perempuan), yang berfungsi sebagai pembawa dinamika, serta sebuah Gendang Kodeq (gendang kecil). Selain itu, terdapat juga perembak beleq dan perembak kodeq sebagai alat ritmis, gong, serta dua buah reong, yakni reong nina dan reong mama, sebagai pembawa melodi. Para pemain, yang berjumlah antara 13 hingga 17 orang, memainkan Gendang Beleq sambil menari.