Deskripsi
Motif Pucuk Rebung ini berasal dari riau. Rebung adalah tunas muda yang tumbuh dari akar bambu. Berbentuk meruncing ke atas, bagian pangkalnya besar dan semakin keatas semakin kecil. Permukaan yang dikelilingi oleh daun – daun muda berbentuk segitiga dan bagian ujungnya meruncing seperti ujung pedang. Motif pucuk rebung selalu ada dalam setiap kain songket sebagai kepala kain atau tumpal. Motif pucuk rebung melambangkan harapan baik, karena bambu adalah pohon yang tidak mudah rebah oleh tiupan angina kencang. Penggunaan motif pucuk rebung pada kain songket dimaksudkan agar si pemakai selalu mempunyai keberuntungan dan harapan baik dalam setiap langkah hidup. Manfaat dalam motif ini adalah akan memberikan pesan atau amanat kepada menikmat seni. Pucuk Rebung disini diibaratkan seperti generasi mudanya, apabila generasi muda dibina dengan baik maka bangsa tersebut masa yang akan datang akan lebih maju. Dalam penerapannya di tipografi ini, saya hanya mengambil sebagian kecil dari motif pucuk rebung itu sendiri. Lalu, motif tersebut saya aplikasikan pada huruf – huruf dengan mempertimbangkan keindahan serta keserasian motif dengan bentuk huruf agar huruf tetap bisa terbaca namun tetap indah untuk dipandang.