Deskripsi
Ketersediaan informasi kondisi lahan yang akurat dan dapat dipantau setiap saat merupakan kebutuhan mendasar dalam kegiatan budi daya pertanian, termasuk dalam budi daya hanjeli sebagai komoditas pangan lokal. Kondisi tanah seperti derajat keasaman, kelembapan, suhu, dan ketersediaan unsur hara bersifat dinamis dan berubah mengikuti cuaca, pola penyiraman, serta fase pertumbuhan tanaman. Pemantauan yang dilakukan secara manual melalui pengamatan visual atau pengukuran berkala memiliki keterbatasan, baik dari sisi ketepatan waktu, konsistensi pencatatan, maupun cakupan parameter yang dapat diamati, sehingga keputusan penyiraman dan pemupukan kerap diambil berdasarkan perkiraan semata. Namun demikian, pemasangan sensor pada lahan saja tidaklah cukup. Data mentah yang dihasilkan sensor berupa deretan angka tanpa konteks sulit dibaca dan tidak dapat langsung dimanfaatkan oleh petani tanpa adanya sistem digital yang mengolahnya. Pencatatan yang belum terintegrasi juga menyulitkan penelusuran riwayat kondisi lahan dalam jangka panjang, padahal riwayat tersebut penting untuk mengevaluasi keberhasilan satu siklus tanam. Oleh sebab itu, data mentah tersebut memerlukan ekosistem perangkat lunak yang andal dalam menerima, memvalidasi, menyimpan, mengolah, serta menyajikan data kepada pengguna sehingga berubah menjadi informasi yang dapat dipahami dan ditindaklanjuti. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, dibuat dan dikembangkanlah sebuah ciptaan berupa aplikasi Hanjeli Smart Farm berbasis website yang dirancang khusus sebagai pusat pemantauan lahan sekaligus pusat