Deskripsi
The Classical of The Rumah Gadang terinspirasi dari ukiran tradisional pada Rumah Gadang. Modul pada motif diambil dari ukiran yang ada pada Rumah Gadang yaitu Aka Cino, Tupai Managun, Lapiah Jarami, dan Itiak Pulang Patang dengan melakukan duplikasi mengikuti bentuk asli ukiran yang menghasilkan bentuk yang asimetris. Modul tersebut dikembangkan dengan menggunakan teknik symmetry pattern sehingga tercipta sebuah inovasi dan variasi motif baru. Kata klasik merujuk pada arti yang mencerminkan keindahan dan merupakan seni dekoratif yang terpengaruh dari banyak sendi kehidupan, sesuai dengan makna adanya ukiran – ukiran pada Rumah Gadang yang memiliki makna kedamaian. Keindahan seni klasik dan makna keharmonisan ukiran Rumah Gadang menciptakan sebuah motif yang indah dengan memperhatikan harmonisasi unsur dan elemennya. Pemilihan warna diambil dari warna – warna yang ada pada Rumah Gadang yang menunjukkan warna berani, solid dan kontras, bertujuan untuk mempertahankan makna dari ukiran Rumah Gadang yang menjadi inspirasi motif.