Deskripsi
Pertumbuhan jemaat yang signifikan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jember menuntut pengelolaan administrasi dan pelayanan yang lebih efektif. Proses pencatatan data keanggotaan, status sakramen, pengelompokan rayon, serta kehadiran jemaat saat ini masih dilakukan secara terfragmentasi dan mengandalkan metode konvensional, sehingga berisiko menimbulkan ketidakakuratan data, duplikasi informasi, serta keterlambatan penyusunan laporan tahunan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem informasi manajemen gereja berbasis web terintegrasi bernama SINDIKA, yang terdiri atas dua sisi utama, yaitu sisi jemaat dan sisi pengurus gereja. Pada tahap Minimum Viable Product (MVP), sistem dirancang menggunakan arsitektur monolitik dengan pendekatan semi Model-View-Service-Controller (MVSC) untuk komponen berbasis PHP dan FastAPI, sedangkan pada sisi aplikasi Android digunakan struktur Model-Service-ViewModel (MSVM). Pendekatan arsitektur ini dipilih karena kesederhanaannya dalam pengembangan dan pemeliharaan pada tahap awal, mengingat seluruh komponen sistem masih tergabung dalam satu basis kode (codebase) yang terpusat. Secara teknis, sistem ini mengombinasikan bahasa pemrograman PHP dengan kerangka kerja Symfony sebagai basis utama, serta Python dengan kerangka kerja FastAPI dan server ASGI Uvicorn untuk menangani komponen dengan beban permintaan (request) tinggi. Pengelolaan basis data menggunakan MySQL, yang dilengkapi dengan Redis untuk optimasi performa melalui mekanisme caching. Fitur utama yang diimplementasikan meliputi manajemen data keanggotaan terintegrasi, manajemen rayon dan struktur keluarga, otomasi