Deskripsi
Identitas digital belum cukup familiar di tengah masyarakat Indonesia. Terutama bagi anak dan remaja yang masih berada di bawah pengasuhan orang tua secara penuh. Sayangnya, mereka tidak luput dari berbagai resiko kebocoran identitas digital. Akibatnya tidak tanggung-tanggung, bisa sampai kehilangan nyawa karena diincar pedofil (predator anak) misalnya. Sekarang kita sudah tidak asing dengan berita anak remaja hilang dan dibunuh oleh orang yang baru dikenal lewat media sosial. Ada juga kasus penculikan, pencurian (karena alamat rumah bocor) dan kebobolan tagihan game online jutaan rupiah melalui pulsa telepon pintar. Kasus-kasus ini semakin marak karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman orang tua dan anak remaja mengenai pentingnya menjaga identitas digital. Disisi lain, kebutuhan pemakaian gadget secara mandiri oleh remaja semakin tak terhindarkan. Oleh karena itu, para penulis yang tergabung dalam komunitas Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) membuat buku Yuk Jaga Identitas Digital (untuk Sekolah Menengah Pertama). Buku ini adalah bentuk tanggung jawab sosial para penulis dalam memenuhi hak anak dan remaja agar aman dalam bermedia digital.