Deskripsi
Penelitian ini akan membahas bagaimana teknologi IoT dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi prakiraan tenaga surya, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan solusi berbasis data untuk optimasi pemanfaatan energi terbarukan. Batasan penelitian ini mencakup penggunaan data dari lokasi tertentu dan eksklusivitas pada model Gated Recurrent Unit (GRU), yang diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai keandalan prakiraan tenaga surya. Metode GRU dipilih karena kemampuannya dalam mengolah data sekuensial dan menangkap pola yang dipengaruhi oleh perubahan kondisi lingkungan. Dengan data yang diperoleh dari sensor IoT seperti suhu, kelembapan, dan radiasi mataharimodel GRU diharapkan dapat meningkatkan akurasi prakiraan tenaga surya dengan menggunakan matriks pengukuran RMSE, MAE, MAPE dan R2. Penelitian ini berkontribusi pada efisiensi pemanfaatan energi terbarukan melalui solusi berbasis data.