Deskripsi
Selain faktor fisik dan alam, permasalahan sosial serta teknologi turut memperburuk kerentanan masyarakat terhadap bencana banjir. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan tim pengusul bersama perangkat desa, tingkat literasi digital masyarakat Desa Cibunian masih rendah, dengan hanya sekitar 10–20 persen warga yang memahami penggunaan perangkat digital atau sistem berbasis sensor. Akses jaringan internet yang masih terbatas membuat masyarakat masih menggunakan tanda-tanda alam seperti perubahan warna air dan suara arus sungai sebagai indikator datangnya banjir. Minimnya sistem peringatan dini dan kurangnya edukasi kebencanaan membuat masyarakat tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan langkah mitigasi cepat, seperti evakuasi dan pengamanan asset. Menjawab permasalahan tersebut, tim INI INNO mengembangkan inovasi NotiFlood, yaitu sistem peringatan dini banjir berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memantau curah hujan dan tinggi muka air secara real-time. Sistem ini terintegrasi dengan dashboard monitoring di kantor Desa Cibunian dan secara otomatis mengirimkan notifikasi melalui aplikasi WhatsApp kepada komunitas warga. NotiFlood dirancang untuk memberikan informasi dini agar masyarakat dapat segera melakukan tindakan mitigasi sebelum terjadinya banjir. Selain itu, sistem ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi teknologi bagi masyarakat desa agar lebih siap dan tanggap terhadap potensi bencana.