Deskripsi
Penyusunan dokumen arsitektur sistem informasi di unit farmasi dan logistik farmasi Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jawa Timur dilakukan dengan pendekatan framework TOGAF ADM 9.2, yang mencakup tiga fase utama, yaitu Phase A Architecture Vision, Phase B Business Architecture, dan Phase C Information System Architecture. Dokumen ini dirancang sebagai pedoman dalam perancangan arsitektur sistem informasi yang dapat mendukung pengembangan sistem informasi rumah sakit, khususnya pada unit farmasi dan logistik farmasi. Perancangan arsitektur sistem informasi dalam unit farmasi dan logistik farmasi memiliki peran penting dalam menyediakan layanan farmasi yang unggul, baik dalam aspek pelayanan obat kepada pasien maupun dalam pengelolaan obat-obatan rumah sakit. Implementasi sistem informasi yang terstruktur dan terintegrasi diharapkan dapat mendukung visi RSMM Jawa Timur sebagai rumah sakit mata bertaraf nasional. Selain itu, penyusunan dokumen ini juga mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (PERMENKES) No. 82 Tahun 2013, yang mewajibkan setiap rumah sakit untuk menggunakan dan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) guna meningkatkan kualitas layanan. Dengan mempertimbangkan aspek proses bisnis, pengelolaan data, dan sistem, dokumen ini bertujuan untuk menggali, memaparkan, dan mendalami bagaimana perancangan arsitektur sistem informasi dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan SIMRS di RSMM Jawa Timur. Hasil dari penyusunan dokumen ini diharapkan dapat memberikan landasan awal yang kuat bagi pengembangan sistem informasi yang lebih efisien, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan operasional rumah sakit, khususnya dalam pelayanan obat kepada pasien dan pengelolaan obat-obatan rumah sakit di unit farmasi dan logistic farmasi RSMM Jawa Timur.