Deskripsi
Modul ini menyimpulkan bahwa green branding harus menjadi nilai inti perusahaan, bukan sekadar tren pemasaran. Konsumen kini lebih peduli pada keberlanjutan dan memilih brand yang benar-benar menerapkannya. Namun, risiko greenwashing dapat merusak kepercayaan jika klaim tidak didukung bukti. Karena itu, diperlukan transparansi, kejujuran, dan tindakan nyata. Keberhasilan green branding bergantung pada konsistensi antara nilai, praktik, dan komunikasi, sehingga mampu membangun trust, meningkatkan daya saing, serta memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.