Deskripsi
Ruma merupakan karakter ilustratif yang dirancang sebagai representasi visual dari fase transisi identitas perempuan dalam peran keibuan, yang dikenal sebagai matrescence. Fase ini dipahami sebagai proses pembentukan identitas baru yang melibatkan perubahan emosional, mental, dan persepsi diri secara signifikan. Berasal dari dekonstruksi kata Rumaisha, yang bermakna “seikat bunga”, makna ini digunakan sebagai simbol proses bertumbuh dan mekar secara bertahap. Selain itu, nama Ruma juga beresonansi dengan kata “Rumah”, yang dimaknai sebagai ruang aman dan tempat bernaung. Dalam konteks karakter, makna tersebut merepresentasikan kebutuhan individu untuk memiliki ruang internal yang menenangkan, sebuah tempat untuk kembali dan bernapas di tengah fase perubahan. Secara visual, Ruma digambarkan dengan ekspresi tenang dan gestur terbuka, dikelilingi oleh elemen flora yang bermekaran. Elemen ini berfungsi sebagai metafora pertumbuhan, pemulihan, dan kesinambungan hidup. Gaya ilustrasi yang digunakan bersifat kontemporer dan puitis, dengan pendekatan simbolik yang menekankan suasana reflektif dan empatik.