Deskripsi
Crack the Egg menggambarkan momen kelahiran ide, jati diri, atau potensi. Telur adalah simbol universal kelahiran dan awal mula. Retaknya telur menandai keberanian untuk keluar dari zona nyaman, dari kepompong perlindungan menuju dunia yang penuh warna dan kemungkinan. Wajah anak yang muncul dari retakan melambangkan kepolosan, harapan, dan awal dari perjalanan baru. daun yang mengelilingi memberi kesan bahwa proses ini adalah bagian alami dari hidup, dan terus bertumbuh. Dalam diri setiap orang, tersembunyi dunia penuh warna dan potensi luar biasa. Tapi untuk menjangkaunya, kita perlu membuka diri, meskipun itu berarti menghadapi dunia yang belum kita kenal. Seperti telur yang harus retak agar kehidupan dimulai. Karya ini tidak hanya menjadi gambaran visual tentang awal mula, tetapi juga sebuah ajakan untuk memecahkan cangkang ketakutan, keluar dari zona nyaman, dan menyambut dunia dengan mata baru dan hati yang siap tumbuh.